Daftar ke Partai Demokrat, Eks Bupati Pamekasan Serius Nyabup Lagi

Pamekasan, (Madura Today) – KH. Kholilurrahman secara resmi mendaftar melalui partai demokrat untuk maju sebagai bakal calon bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Selasa (29/4/2024).
Pendaftaran itu ditandai dengan pengembalian formulir yang telah diambil sebelumnya. Ketika mendaftar ke partai Demokrat, mantan bupati Pamekasan itu didampingi perwakilan guru ngaji, aktivis, dan perwakilan anak muda.
KH Kholilurrahman mengatakan, pengembalian formulir ini sebagai wujud keseriusan dirinya untuk maju pada pilkada 2024. Bahkan, ia mengaku optimis akan mendapat rekom dari partai berlambang Mercy tersebut.
“Saya ingin Partai Demokrat berdampingan dengan saya, demikian dengan partai yang lain,” kata dia usai menyerahkan berkas pendaftaran itu.
Pengasuh PP. Matsaratul Huda, Panempan, Pamekasan tersebut menambahkan, dirinya sejauh ini telah inten menjalin komunikasi dengan para elit partai, ulama, pengusaha, aktivis, dan para elemen lainnya.
Mantan Bupati Pamekasan periode 2008 – 2013 ini mengeklaim aktif komunikasi dengan sejumlah tokoh ulama, pengusaha, tokoh pemuda, aktivis yang ada di Pamekasan.
“Dari pendaftaran ini kami memverifikasi semua administrasi yang dipersyaratkan undang-undang. Di formulir ini jelas, ada administrasi dan kompetensi,” ujar Ketua Dewan Kehormatan DPC Partai Demokrat Pamekasan, KH. Fariduddin Tamim.
Dia mengungkapkan, pengembalian formulir tersebut sebagai bentuk sikap politik KH. Kholilurrahman untuk bertarung di kontestasi Politik November 2024. Setiap formulir yang masuk akan diseleksi oleh tim seleksi untuk diajukan kepada DPD dan DPP Partai Demokrat.
“Kami mempersiapkan masyarakat dari semua kalangan yang memiliki niatan maju Pilkada Pamekasan untuk mendaftarkan diri melalui Partai Demokrat,” tandasnya.
Mantan anggota DPRD Pamekasan ini tidak memastikan rekom partainya akan turun kepada KH. Kholilurrahman atau sebaliknya. Sebab, segala sesuatu dalam politik akan serba mungkin.
“Artinya kita sabar menunggu keputusan dari DPP Partai Demokrat. Karena setiap formulir yang masuk akan diseleksi oleh timsel dan kemudian akan diajukan ke DPD dan DPP. Siapapun yang direkom itu yang kami dukung,” pungkasnya.