Suporter Madura United K-Conk Mania Tolak Larangan Tur Tandang

Administrator maduratoday.com
Bangkalan, (Madura Today) – Salah satu elemen suporter pendukung Madura United, K-Conk Mania menolak larangan tur tandang di gelaran Liga 1 musim 2023-2024.
Kelompok suporter yang berbasis di Kabupaten Bangkalan, Madura ini menilai keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi tidak berdasar.
Bahkan, Presiden K-Conk Mania, Jimhur Saros menyebut keputusan melarang suporter tim tamu datang ke stadion bertentangan dengan Undang-undang 1945.
“Saya menolak keputusan itu, itu adalah suatu pelecehan dan penistaan terhadap hak asasi manusia, apabila ini terus dilakukan maka dunia sepak bola akan hancur,” kata Jimhur.
Tahun politik yang dijadikan argumentasi oleh PT LIB, menurut Jimhur, merupakan alasan yang tidak masuk akal. Sebab, tidak ada kaitannya antara sepakbola dengan politik.
“Sepakbola tidak ada hubungannya dengan tahun politik, dan tidak boleh membawa sepakbola dalam kepentingan politik,” tegasnya.
Untuk itu, jika keputusan tersebut tetap dilanjutkan, pihaknya akan menggugat karena ia menilai keputusan tersebut akan menghancurkan persatuan suporter sepakbola.
“Kalau terus dilanjutkan keputusan ini akan kami gugat,” ancamnya.
Senada dengan Jimhur, Komisaris Utama PT Polana Bola Madura Bersatu, Ziaul Haq juga mengatakan, bahwa larangan supporter tim tamu hadir di stadion merupakan keputusan tidak tepat.
“Ini tidak sejalan dengan prinsip Bhineka Tunggal Ika. Sebenarnya supporter datang ke stadion itu dinamika silaturahmi antar supporter. Kami harapkan ada perubahan peraturan itu,” ujarnya.
Misal yang ditakutkan adalah kerusuhan, pria yang lebih akrab dipanggil Habib itu mencontohkan suporter K-Conk Mania.
Bahwa, meski terkadang Madura United kalah di kandang, namun K-Conk Mania dan Suporter Madura Bersatu lainnya tidak pernah anarkis.
“Alhamdulillah seperti yang teman teman ketahui, hampir sembilan tahun di stadion Bangkalan ini belum ada suporter berantem antar suporter, meskipun kadang kita kalah di stadion ini,” pungkasnya.
Penulis: Rossy | Editor: Dewi Kayisna